Berawal dari kecintaannya pada musik metal, pasangan kakak beradik asal Swedia, John Resbourn (30 th ) dan Lena Resbourn (27 th) melakukan perjalanan menyinggahi berbagai daerah di Asia bagian tenggara untuk mendokumentasikan segala aktifitas yang ada di dalam komunitas musik bawah tanah. John seorang photgrapher dan Lena seorang jurnalis/penulis yang melakukan observasi untuk kemudian diformulasikan ke dalam bentuk buku yang berjudul “Labour of Love&Hate”.
Hal-hal seperti keberadaan Headhunters dan Satanisme di Borneo, reinkarnasi prajurit Viking di Singapore, Wanita-wanita Gothic di Jakarta dll., dihadirkan dan dikemas oleh John dan Lena dalam 176 halaman. Melalui interview dan deskripsi-deskripsi versi mereka sendiri, John dan Lena dalam hal ini berhubungan secara langsung dengan anggota-anggota band termasuk juga para fansnya, keluarganya, komunitasnya dll dimana dari hasil observasi tersebut didapatkan perspektif yang unik mengenai kehidupan sosial saat ini, budaya-nya, religi-nya dan tentu musik-musik mereka. Ratusan foto yang ditemani teks membawa buku tersebut menuju ke level yang menarik.