MusicforlifeReviewGloomy Sunday

Gloomy Sunday

Friday, 08 April 2011 20:09

Lagu ini ditulis oleh Rezső Seress seorang pianis dan komposer dari Hungaria tahun 1933. Faktanya, lagu ini terlibat dengan 100 kematian/kasus bunuh diri yang terjadi hanya  dalam kurun waktu satu tahun.

0

Berikut  liriknya:

Sunday is gloomy (minggu yang suram), my hours are slumberless (dilewati dgn tanpa tidur)

Dearest the shadows I live with are numberless (aku hidup dgn jumlah bayangan yang tidak terhitung/selalu dibayang-bayangi)

Little white flowers will never awaken you (bunga putih kecil/melati tidak akan pernah membangunkan/menyadarkan kamu)

Not where the black coach of sorrow has taken you (bukan ketika malaikat kegelapan menjemputmu)

Angels have no thought of ever returning you (malaikat tidak akan pernah berfikir untuk mengembalikanmu)

Would they be angry if I thought of joining you? (akankah mereka/keluarga, teman, sahabat marah jika aku bergabung denganmu?wahai malaikat?)

Gloomy Sunday (minggu yang suram)

Gloomy is Sunday, with shadows I spend it all (minggu yang suram, aku menghabiskan waktu dengan bayang-bayangku)

My heart and I have decided to end it all (hatiku dan diriku telah memutuskan untuk mengakhiri semua ini)

Soon there'll be candles and prayers that are sad I know (aku tahu secepatnya akan ada lilin dan doa pertanda kesedihan)

Let them not weep let them know that I'm glad to go (jangan biarkan mereka menangis/keluarga, sahabat, teman......biar mereka tau kalau aku bahagia dengan kepergianku)

Death is no dream for in death I'm caressing you (tidak ada impian dalam sebuah kematian, dan aku akan membelaimu didalam kematian)

With the last breath of my soul I'll be blessing you (dengan nafas terakhirku dan dengan jiwaku aku akan memberkati mu)

Gloomy Sunday (minggu yg suram)

Dreaming, I was only dreaming (bermimpi....aku hanya bisa bermimpi...)

I wake and I find you asleep in the deep of my heart, here (aku bangun dan aku menemukan kamu sedang tidur jauh di dasar hatiku)

Darling, I hope that my dream never haunted you (kekasihku....kuharap mimpiku tidak akan pernah menghantuimu)

My heart is telling you how much I wanted you (hatiku memberitahumu betapa besar aku menginginkanmu)

Gloomy Sunday (minggu yg suram)

Jadi benarkah ada lagu yang bisa mendorong orang bunuh diri atau sekedar strategi pemasaran?

Wikipedia menyebutkan:

“ada beberapa urban legend dalam lagu dan kebanyakan berhubungan dengan kematian dan aksi bunuh diri.”

Akan tetapi kita lihat dulu dari masa pergolakan di tahun itu. Tercatat bahwa di tahun 1930 terjadi krisis ekonomi dunia. Antara 1929-1933 dunia ini jatuh ke dalam krisis ekonomi, munculnya ideologi-ideologi baru dan penguasa-penguasa yang gila...sebut saja Hitler dengan Nazinya. Bisa kita bayangkan bagaimana kacau balaunya situasi sosial pada saat itu. Muncul istilah Great Depression atau Depresi Besar-besaran dan bahkan pada saat itu juga semua bidang ilmu, mulai dari  sains sampai teologi atau ilmu ke Tuhan an hanya berkutat pada masalah bagaimana manusia dapat mencapai keseimbangan dalam hal ekonomi.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh The Institute for Bio-Acoustics Research, Inc. (IBAR), diketemukan bahwa gambaran kegalauan yang dimulai dari awal lirik lagu tersebut benar-benar mencapai klimaks sehingga tidak ada time - break untuk ke kondisi normal bahkan untuk sementara. (semakin ribet lagi bukan?)

Kita kembali saja dulu ke urban legend. Urban Legend cenderung sebagai sebuah usaha penguatan citra. Bagaiamana sebuah ide atau produk tersebut dapat everlasting bertahan lama di masyarakat.

Nah...kita temukan bahwa kesemuanya relevan untuk menjadi rujukan.

Pertama, tentang adanya depresi besar-besaran karena kemerosotan perekonomian dunia.

Kedua, masyarakat yang rapuh mudah terpersuasi dengan pesan dari lirik lagu ditambah irama pendukungnya.

Ketiga, urban legend sebagai usaha untuk dapat survive di tengah kehancuran ekonomi pada masa itu

Related Articles
Related Articles:
HitsHits : 1217
smaller text tool iconmedium text tool iconlarger text tool icon

Add comment


Security code
Refresh

New_Image

banner_magazine