Bernama asli Parlin Burman, pria 41 tahun ini didapati lebih menonjolkan kolektivitas dalam bermusik daripada harus menguatkan di salah satu lini. Walaupun terbilang ia adalah seorang lead gitar, akan tetapi musik yang ia sajikan, tak bisa lepas dari yang namanya keseimbangan. Dan bahkan disetiap instrument musik yang ada, ia tonjolkan untuk kemudian dipadukan secara sangat menyatu sehingga menghasilkan karya-karya yang apik.
Hal tersebut tentu begitu tercitra pada mantan gitaris Slank ini ketika memang dia adalah seorang pencipta lagu sekaligus produser. Bersama BIP ia telah menghasilkan 2 album yang bermaterikan lagu-lagu rock yang bercita rasa blues akan tetapi mempunyai beat dengan tempo yang lumayan tinggi. Progressivitas karya-karyanya yang menjadi hal terpenting akan gitaris kelahiran Pematang Siantar ini.
Berpengalaman dalam bermusik, dan benar-benar memahami musik. Berpengalaman ketika Pay sendiri sudah berkarier dengan grup band ternama yaitu Slank di tahun 1989, kemudian pernah bergabung bersama Andy Liany dan Once dalam Fargat 27 dan sampai sekarang ia menjadi pentolan grup BIP, sementara ia juga berperan sebagai arranger dan produser. Memahami dalam artian bahwa sebagai pencipta lagu dan produser, ia sukses dengan karyanya sehingga sangat diterima di masyarakat.
Dalam hal material bermusiknya, Pay tercatat menggunakan beberapa produk ampli gitar bermerek Laney yang meliputi; Laney GH 100L UK (Head), Laney GS 412 IA (Cabinet), Laney Prism 65 (Combo), dan Laney Linebacker 65 (Combo).
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

Twitter
Facebook




