MusicforlifeArtistRAMI JAFFE

RAMI JAFFE

Wednesday, 26 January 2011 23:48

rami_jaffe_270Rami Jaffe, Keyboardist The Wallflowers yang lahir 11 Maret 1969, di Los Angeles, yang juga tercatat sering satu panggung dengan banyak band seperti Foo Fighters, Pete Yorn, Soul Asylum, Pearl Jam, Stone Sour, Joseph Arthur juga Coheed and Cambria ini pengguna KORG SV-1 73 keys, Jaffe memulai karir bermusiknya pada tahun 1989, dan pertama kali mengenal kibor sedari umur 13 tahun.

Bermula dari bergabungnya Jaffe bersama Jakob Dylan dan Tobi Miller di “The Apples.” Setelah beberapa minggu dari bergabungnya Jaffe, The Apples merubah namanya menjadi The Wallflowers, dan bermain di banyak club lokal, jerih payah dari ngamen club to club nya berbuah hasil, Virgin Records pada1992 menggandeng The Wallflowers untuk membuat album dibawah raksasa label industri musik ini. The Wallflowers rutin tour dari U.S. dan Canada, mereka pernah menjadi opening act : Cracker, The Spin Doctors dan 10,000 Maniacs . Selain di The Wallflowers, Jaffe juga kerap mengiringi :  Everclear, Grant Lee Buffalo, Richie Sambora, Macy Gray, Jeremy Toback, Joe Henry, Melissa Etheridge dan Garth Brooks. Berikut interview korg.com bersama Rami Jaffe, tentang Musik, Hidup dan Gear yang menemaninya sepanjang karir bermusik... (*diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia) Rami Jaffe mengasah kemampuan bermain Keyboardnya di L.A, dan dengan cepat menjadi session player yang sangat dicari.

Setelah bergabung bersama dengan Jakob Dylan dari Wallflowers, pengalaman membawanya kepada Trampoline Records dengan penyanyi  Pete Yorn dan Marc Dauer – semua yang telah menjadi player regular di The Kibitz Room dibelakang Cantor's Deli.

 Rami Jaffe juga menjadi operator di Fonogenic Studios di Van Nuys bersama Ran Pink. Ditambah dengan pekerjaannya sebagai session player, Rami juga aktif bersama Foo Fighters belakangan ini. Dikenal karena kegemarannya akan alat yang “Vintage”, Rami ada pada barisan pertama untuk Korg SV-1. Kami telah berbicara dengan Rami tentang kehidupan musiknya.

KORG  : Kapan anda mulai bermain Keyboard ?  

JAFFE : Setelah lama belajar piano, saya pikir sudah saatnya saya membawa uang Bar Mitzvah saya dan pergi menuju Guitar Center untuk sesuatu yang mengesankan! Dan saya belum pernah puas sejak saat itu.  

KORG  : Siapa yang mempunyai pengaruh penting dalam permainan keyboard anda?  

JAFFE : Pengaruh saya berasal dari mana saja. Yang pertama dan yang terpenting adalah Benmont Tench [Tom Petty & The Heartbreakers]. Orang ini adalah yang terbaik di lebih dari satu hal. Dia sangatlah berbakat dan bisa memainkan tuts  hingga orang-orang menangis, pilihan melodinya yang simpel dan melodi- melodinya yang sangat cocok di lagunya seperti teka-teki Tetris psikedelik.Diamemiliki kebijaksanaan untuk menggunakan kecerdasannya sebagai musisi untuk mengeksekusi sebuah riff yang simpel, namun sangat mengesankan bahkan untuk kutu buku sekalipun.Saya sudah mengejar penguasaan tekniknya sejak kami bertemu 20 tahun lalu, dan telah membawa saya  kepada jutaan dolar, lusinan Gold dan Platinum records serta GRAMMY®, belum lagi menyentuh hati orang-orang. – the reason I really set out to do this before I had pubic hair! This style of playing to is referred to as "lyric" style playing by fancy journalists.  

KORG  : Yang lainnya ?  

JAFFE : Pemain hebat lainnya yang saya tiru not-nya adalah Garth Hudson, Richard Manuel, Richard Wright, Al Kooper, Allan Toussaint, Professor Longhair, dan beberapa pemain modern seperti... Zac Rae, Derek Silverman, Ran Pink.       Sekarang adalah waktu terbaik untuk para pemain keyboard!  

KORG  : Apakah menurut anda yang membedakan anda dengan pemain kontemporer?

JAFFE : Sangat sulit dikatakan. Saya berharap dengan kemampuan saya untuk “mendengar” dari tiap bagian dan sebagai pemain yang mempunyai  pemahaman yang  dalam tentang kemana tujuan saya. Ini bukanlah hal yang sangat sulit dilakukan, tapi saya bisa melakukannya dengan mengetahui apa yang bisa dilakukan oleh sound saya, karena saya sudah memainkan sound seperti ini selama bertahun-tahun. Saya melihat banyak sekali pemain berbakat dengan potensi yang besar, namun pada kenyataannya mereka masih berpikir terlalu banyak tentang sound yang menghancurkan bakat mereka sendiri. Jadi, saran saya adalah untuk      “mengetahui” sound anda sehingga anda hanya mendengar yang lain pada track anda. Dan percaya diri. Apa yang saya lakukan sangatlah mudah, sangat mudah untuk  percaya diri. Saya tau itu berhasil untuk saya, untuk para produser dan artis, dan juga untuk mendapatkan wanita. Butuh bukti lain?  

KORG  : Beberapa tahun belakangan ini sangatlah menyibukkan, dengan anda bermain di Foo Fighters dan rekaman yang tak terhitung. Apa lagi yang ingin anda capai?  

JAFFE : Nah, Foo Fighter telah membawa saya menjelajahi sirkuit dengan kepala tertutup awan, namun saya masih diberikan waktu untuk mencari jalan lain. Saya mempunyai studio yang luar biasa bersama Ran Pink yang disebut Fonogenic Studio di Van Nuys.              Kami melakukan semuanya disana. Dave Grohl pernah datang dan menulis beberapa lagu untuk permainan Sony Playstation. Macy gray muncul untuk menulis lagu bersama kita bulan lalu. Saya melakukan semua record Kristofferson bersama dengan Don Was, dan juga album terkini Fall Out Boy!  

KORG  : Sebuah mix yang eklektik...

JAFFE : Kami ada di mana-mana. Kami tidak membeda-bedakan. Dan juga, kami membuat sebuah pesta dua kali setahun, dan kami pikir akan menjadikannya sebulan sekali dan merubahnya menjadi semacam TV internet atau TV broadcast. Kami menampilkan bakat dengan jangkauan yang luas dengan pertunjukan lampu yang aneh, artis, penari, truk taco, gelembung, dan asap. Dan juga bar terbuka (duh!). Dan juga ini adalah sebagian dari diri saya yang ingin menjadikan negara ini menjadi lebih baik, dan lebih artistik. Kalau tidak, untuk apa terus berada disini, ya kan? Untuk itu selanjutnya akan ada di situs kami!!

KORG  : Anda adalah artis pertama yang menggunakan KORG SV-1 Stage Vintage Piano. Mau berbagi kepada kami sedikit fitur favorit anda?  

JAFFE : Selama anda mengetahui bahwa saya besar di Hollyweird, dan image menggerakkan hati dan jiwa saya (walaupun anda tidak akan berpikir  untuk melihat saya, anda bisa menanyakannya kepada anak perempuan saya!), bagian favorit saya dari model ini adalah penampilannya. Saya tahu, dangkal sekali. Mungkin, namun saya lah orang yang memainkan semua record dan pertunjukkan yang keren, maaf.  

KORG  : Desainnya juga sangat penting untuk kami. Kami tahu bahwa instrumen ini harus mempunyai ciri “Vintage” yang khas. Dan Rami, bagaimana dengan soundnya?  

JAFFE : Soundnya sangat menakjubkan dan sangat mudah untuk menelusuri beberapa diantaranya. Saya selalu memberi tahu rekan-rekan keybordis saya yang ingin seperti saya “bermainlah lebih simpel, kawan! Wanita tidak ingin mendengar anda menghancurkan skala nada yang anda mainkan, maaf!” Dan setup keyboard ini sangatlah mudah. Hanya dengan melihatnya, anda sudah tahu bahwa anda harus menekan disini, memutar knob ini ke kanan atau tekan tombol yang itu. Sangat                mendasar. Dan semua hal-hal menyangkut layar LCD, hmm...tidak untuk saya.                  Pemikiran dasar dari keyboard ini adalah hal yang selalu saya coba untuk saya miliki.              “Bermainlah dengan baik, jangan berlebihan!” Dengarkan band anda dan sound anda masuk bersamanya, dan terlihat bagus selama anda bisa melakukannya. Ha ha ha ha....Sangat lucu, tapi benar. Tertawalah sesuai keinginan anda, saya hanya gelandangan yang tinggal di Malibu sekarang!  

KORG  : Apakah anda menggunakan instrumen Korg lainnya belakangan ini?  

JAFFE : Sayamenjalin hubungan cinta dengan Korg baru beberapa tahun ini. Sampai suatu saat saya menegaskan diri saya seorang yang "vintage", jadi TRITON yang dikenal dunia tidak membuat saya tertarik (walaupun Wurliz, dll-nya bagus menurut orang lain).          Saya mulai dengan MicroKorg untuk menghabiskan waktu pada penerbangan ke Brazil.          Bayangkan saya pada penerbangan malam yang gelap dengan lampu atas saya yang menyala. Menggunakan vocoder, saya bernyanyi "do u wanna party tonight" dengan gaya vocoder! Saya sangat jatuh cinta. Saya telah menggunakannya sebagai sound Moog saya pada rekaman yang tak terhitung jumlahnya.  

KORG  : Dimana saja anda pernah menggunakan microKORG?  

JAFFE : Saya bahkan pernah memakainya di Toronto, ketika Taylor Hawkins dan saya melakukan “YYZ” bersama Geddy [Lee] dan Alex [Lifeson] di depan arena yang        tiketnya terjual habis. Finalnya adalah ketika Geddy biasanya memainkan Oberheim. Saya membuatnya memainkan microKORG yang di patch pada saat sound cek, dan terdengar lebih besar. Lalu dia berkata, "wow, saya kira saya akan bermain bass; tapi saya tidak pernah bermain pada bagian itu sebelumnya, karena saya biasanya harus    merangkak ke synth itu."  

KORG  : Okay, jadi anda sangat menyukai microKORG; ada alat Korg lainnya?

JAFFE : Saya selalu memiliki KORG CX-3 sebagai bantuan dari Hammond B3, atau ketika saya tidak bisa mendapatkan organ! Dan saya sangat menyukai KAOSS pad sejak  mereka mengeluarkannya beberapa tahun lalu. Saya tetap memilih salah satu dari Line 6 prosesor. Kecelakaannya senilai dengan nilai pengakuannya. Terima kasih atas waktunya Rami, kami doakan yang terbaik untukmu.

Lihat aksinya dipanggung...

 

HitsHits : 375
smaller text tool iconmedium text tool iconlarger text tool icon

Add comment


Security code
Refresh

New_Image

banner_magazine