“Ciliwung Larung adalah ekspresi seni budaya”, begitu potongan kalimat pembuka salah satu MC dalam gelaran acara “Pementasan Budaya Teater Musikal Ciliwung Merdeka” di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta (5/07).
Dalam pemaparan yang lebih lengkap lagi, Ciliwung Larung adalah ekspresi seni dan budaya kerinduan kolektif dan aspirasi jiwa otentik komunitas-komunitas warga pinggiran bantaran kali Ciliwung dalam wujud pagelaran sinergis pementasan teater, musik, tari, tulisan/sastra, film dokumenter dan pendidikan alternatif-kreatif, yang diciptakan dan dimainkan oleh sekitar 75 anak-anak, remaja dan warga Bukit Duri dan Kampung Pulo.
Gong pertama baru saja dipukul. Pengunjung yang masih tampak jarang di luar mulai berduyun masuk ke dalam. Ke dalam sebuah ruangan yang begitu diskriptif. Deskriptif dengan pemaparan program dari keseluruhan acara Ciliwung Merdeka ini. Tercatat ada 8 program. Program Pendidikan Lingkungan Hidup, Program Pusat Latihan Daya Pinggir, Program Pendidikan Seni Budaya Rakyat, Program Pendidikan Tata Ruang Kampung Swadaya, Program Pendidikan Alternatif, Program Pendidikan Swadaya Ekonomi Masyarakat, Program Pendidikan Swadaya Kesehatan Masyarakat dan Pendidikan Alternatif. Read more >>>

