Author : Jhon Perpang Ladi
Musik adalah seni akan suara. Yang penting feeling dan kuping jalan. Demikian pendapat banyak orang, sehingga pemusik “feeling” dan “kuping” merasa tidak perlu perlu amat untuk belajar teori musik. Itu kan untuk musik klasik atau untuk komposer yang serius saja, rumit, pusingg…….demikian alasannya.
Untuk seorang musisi yang well rounded tentu punya pendapat yang berbeda. Bagi mereka teori musik perlu untuk memperluas wawasan dan akhirnya untuk lebih meningkatkan kreativitas. Teori musik itu menarik untuk dipelajari dan penting, karena akan sangat membantu mereka yang ingin berkarir di dunia musik maupun untuk mengetahui dan mempelajari karya orang lain, tidak perduli apakah itu berjenis klasik, pop, jazz, keroncong, country dll.
Teori ! Untuk Apa ?
Tujuan pertama belajar teori musik adalah supaya dapat berkomunikasi dengan orang lain. Seperti bahasa saja ? Jawabannya YA. Langkah pertama belajar teori musik adalah dengan mempelajari “bahasa tulisan” musik yang digunakan secara universal. Tak perduli karya anda bernafaskan etnik apa saja di Indonesia misalnya, selama itu ditulis dalam bahasa musik yang baku, maka musisi di Afrika, China atau di Eropa akan dapat mengerti karya anda, dan memainkannya. Demikian juga sebaliknya anda dapat memainkan karya dari mana saja selama itu ditulis dalam bahasa musik yang universal. Atau jika anda menulis lagu sekarang , maka seabad kemudian karya anda masih dapat dimainkan oleh orang lain. Jadi tidak lagi mengandalkan kuping dan ingatan saja.
Karena itu sangatlah penting untuk menguasai cara menulis berbagai not, tanda berhenti, tanda dinamika, perasaan dll yang konsisten dan jelas sehingga musisi lain mengerti apa yang hendak anda katakan dalam karya musik anda.
Cara belajarnya ? Simple !
Yang diperlukan adalah sediakan waktu yang cukup untuk melakukan pengulangan. Gambar dan tulislah simbol simbol yang dipakai secara berulang ulang, sampai tangan anda luwes. Dengan semakin sering anda menuliskan, melihat dan menterjemahkannya maka makna dari symbol itu akan semakin jelas sehingga timbul pengertian atas apa yang diwakilkannya. Feeling terhadap makna sebenarnya akan muncul dan menguat dan anda bisa lebih terkonsentrasi pada makna yang diwakilkannya. Jika anda praktek membaca musik langsung di alat musik, hal ini akan sangat membantu menerjemahkan makna simbolik itu ke dalam musik yang sebenarnya. Karena itu kuncinya adalah pengulangan dan praktek di alat musik langsung.
Ingat, sama seperti bahasa lain, bahasa musik ini akan semakin lancar jika sering digunakan.
Good luck dan semoga anda tertarik belajar teori musik .
- Related Articles
- Related Articles:Seminar Musik Gereja (496 Hits)Efek Musik Pada Tubuh Manusia (1472 Hits)End Year Sale Planet Musik (449 Hits)Balita dan Alat Musik (637 Hits)KRYPTERIA dan Project Musik Fantasi (536 Hits)
Twitter
Facebook





Comments
salam cinta musik dari saya : muse_sic
http://mushthofaachmad.blogspot.com/
RSS feed for comments to this post