Ketika sehari sebelum konser tepatnya di waktu press conference pada tanggal 24 Februari 2012 di Hotel Sultan, Jakarta, Amy Lee dkk menyatakan berbagai macam bentuk keantusiasannya untuk melangsungkan konsernya dengan kata-kata seperti seperti; “We are very excited”, “Can't Wait” sampai “Let's Rock”, pada saat konser tersebut berlangsung, tercipta sebuah ironi antara musik yang berkualitas dan konser yang berkualitas. Bahwa fakta-fakta yang ada adalah 22 lagu dengan durasi 2 jam penampilan· yang telah dijanjikan hanya bisa ditunaikan dengan 17 lagu dalam durasi tak sampai 1,5 jam, kemudian kualitas sound sekelas konser internasional untuk Evanescence pun masih kurang sempurna, namun fakta-fakta tersebut kemudian tak mampu menyembunyikan sebuah fakta juga bahwa antusiasme penonton kepada Evanescence· di Hall A, Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta (25/02) sangat tinggi walau dalam jumlah sedang. Dalam ruangan hall tersebut, atmosfer· di bawa ke Eropa abad pertengahan. Irama musik gereja atau kemudian yang dikenal dengan irama musik klasik dikemas dalam citra dan distorsi musik rock. Banyak dinyatakan membawa aliran Gothic, Amy Lee [Vokal, Piano, Harpa dan Keyboards], Tim McCord [Bass], Terry Balsamo [Gitar], Will Hunt [Drummer], dan Troy McLawhorn [Gitar] secara teknis begitu berbakat menyajikan 17 lagu mereka meliputi; What You Want, Going Under, The Other Side, Weight Of The World, The Change, Made Of Stone, Lost In Paradise, My Heart Is Broken, Lithium, Swimming Home, Sick, Oceans, Sober, Imaginary, Bring Me To Life, Your Star, dan My Immortal. Namun di dalam hall tersebut juga, suara menjadi pecah diujung penghabisan setiap nadanya.