Rangkaian kata “STREET FREAK” begitu kentara menyertai keseluruhan paket acara besutan Bahanna Distributor ini.
Mencoba untuk memberi pemahaman tentang hidup sehat tanpa narkoba dan perilaku yang diklaim negatif lainnya, event ini memberikan sedikit wacana solusi yang menyenangkan bagi masyarakat, khususnya anak-anak muda. Untuk melakukan aksi agar tidak hanya sekedar diam dan untuk melakukan kreasi agar tidak hanya sekedar itu-itu saja.
Hakekat bermain drum adalah tentang gerak. Pergerakan, pergeseran dan akhirnya perubahan. Dan ketika kita seketika teraktualisasi akan kondisi di bangsa ini, maka dapat dihubungkan bahwa permasalahan bangsa ini sebenarnya adalah permasalahan kurang gerak. Untuk bergerak dari stagnansi yang ada, untuk bergeser ke sistem yang baru dan secara keseluruhan ada agresi untuk mengupayakan perubahan.
Maka kemudian dalam hal ini, event yang mengajak khususnya anak-anak muda untuk memainkan drum di tempat-tempat yang aneh, unik, gila dan tidak biasa bersama drum TAMA tentunya, dapat menjadi refleksi atas adanya stagnansi untuk kemudian dapat dirubah menjadi bentuk yang baru, baru dan baru.
TAMA sendiri mempunyai level kedinamisan yang cukup tinggi. Inovasi kerap kali terjadi. Dari mulai bahan baku kayu, tampilan, sampai ke bagaimana TAMA selalu “provides a new sounds” dan hingga snare drum TAMA versi tanda tangan artis dunia yang semakin banyak bermunculan.
TAMA STREET FREAK DRUMMER mengajak kalangan muda pada khususnya untuk berpartisipasi melakukan perform bersama TAMA di tempat-tempat teraneh, terunik dan tergila menurut versi masing-masing. Untuk kemudian di video kan dan dikirim ke tim promo Bahanna Distributor. Dan perform terbaik akan mendapatkan hadiah satu set drum TAMA.
Sebagai aktor utama untuk merepresentasikan kehebatan TAMA langsung dihadapan massa, dipilih seorang Eno Gitara atau Eno Netral. Dan tak perlu diragukan lagi bagaimana kehebatan tabuhan drummer yang satu ini. Bahwa Eno mempunyai permainan drum yang unik . Permainan drum yang belum terdefinisi. Bahkan ketika dia sudah tersiar sebagai drummer Netral selama 12 tahun dengan mengusung aliran alternative rock. Gerakan yang bebas dan mempunyai pola ketukan yang unik. Dan TAMA Starclassic Performer Bubinga lah yang mengakomodasinya.
Tercatat, sudah 5 kali TAMA STREET FREAK DRUMMER diselenggarakan bersama Eno. Dengan energi tempat yang berbeda dan tentu dengan performa Eno bersama TAMA yang begitu dinamis. Ketika yang tampak adalah bermain drum itu membuat orang bergerak maka ada dua konsep nyata yang dapat mengemuka tentang acara TAMA STREET FREAK DRUMMER ini :
1. gerak sebagai perwujudan hidup sehat. Bergerak secara medis mempunyai arti bahwa peredaran darah itu akan lancar, dan secara keseluruhan metabolisme tubuh menjadi teratur.
2. gerak untuk kelangsungan hidup sesuatu yang tak bergerak itu dalam konteks tertentu dapat diartikan menjadi mati dan di dalam konteks yang lain bisa juga berarti tak berfungsi. Nah, antara tak berfungsi dan mati . Keduanya pada dasarnya sama, hanya masalah jasad nya saja. Dua konsep tersebut yang mendasari keberadaan event ini; antara hidup sehat dan kelangsungan hidup. Bukan hanya sehat secara medis, akan tetapi juga sehat secara psikis. Karena bermain drum merupakan hal yang positif dan memunculkan tindakan positif juga. Membuat band, latihan dan rekaman.
Bunderan H.I
Dalam hiruk pikuk lalu lintas yang memutar, TAMA STREET FREAK DRUMMER seakan hadir sebagai media penyegar.
Di tengah padatnya lalu-lalang aktivitas ekonomi inilah, event ini mempersuasi masyarakat dengan kata-kata
“Membantu kita berolah raga dan membakar kelebihan kalori. Dan kedepannya, bila diseriusin, nge-drum bisa memberikan pendapatan.”
Tepat di sebelah air mancur, tugu selamat datang, bundaran Hotel Indonesia pada tanggal 27 April 2011 inilah, Eno beraksi selama 2 jam dan diselingi oleh drummer cilik Indonesia; Farrel Nabil Sateriano.
Antusiasme masyarakat yang sedang berlalu lalang secara sekejap demi sekejap terengkuh dengan kerasnya suara snare drum TAMA yang menghentak-hentak.
SEVEN ELEVEN (sevel) BULUNGAN
Seven Eleven atau yang lebih akrab disebut Sevel, merupakan simbol keaktualitasan anak-anak muda.
Dimana menjamurnya mini-mini market, berkembang bukan saja sebagai tempat transaksi jual beli akan tetapi menjadi aktivitas konsumsi dan kulturasi.
Pada event TAMA STREET FREAK DRUMMER pada tanggal 27 Mei 2011 di Bulungan ini suasana keakraban lebih tampak tersaji.
Sevel sebagai tempat nongkrong baru anak-anak muda, memunculkan suasana intens tersendiri.
Mengingat juga anak muda yang lebih terbauri dengan elemen-elemen baru yang muncul, sehingga mudah juga kemudian untuk menyesuaikan bahkan turut berpartisipasi. Beberapa pengunjung tampak ikut mencoba drum TAMA yang dipakai Eno.
Antusiasme benar-benar tampak dan begitu terjalin.
Keceriaan terjalin dalam bentuk canda-mencanda di antara pengunjung, pihak penyelenggara dan bahkan Eno sendiri. Belum lagi ditambah keberadaan Allay Error sebagai MC dalam event tersebut. Dan pada akhirnya terasa menyenangkan juga ketika kita menyaksikan candaan-candaan yang ada di antara mereka tanpa harus terlibat di dalamnya.
Kampus MOESTOPO
Dengan geliat aktivitas akademis yang ada, event TAMA STREET FREAK DRUMMER mencoba bukan hanya sekedar untuk mempertunjukkan tetapi juga memberi edukasi.
Dalam artian bahwa di kesempatan TAMA STREET FREAK DRUMMER tanggal 15 Juni 2011 di Kampus Moestopo ini Eno lebih memberikan visualisasi pemaparan daripada sekedar mempertontonkan.
Hal tersebut terjalin atas dasar antusiasme para mahasiswa yang tampak begitu berbudaya.
Berbudaya ketika hampir semua pengunjung tampak menyimak sehingga suasana pun terdengar tak begitu ramai.
Akan tetapi pengunjung aktif mengikuti. Itu terbukti dengan peran serta sebagian pengunjung yang tampil kedepan untuk mengetahui bagaimana rasanya memakai drum TAMA yang dimainkan Eno.
Tampak ekspresi antusias berujung pada ekspresi puas. Satu paket suguhan yang menghibur dan sekaligus edukatif bermanfaat. Karena terlepas dari wacana tentang hidup sehat tanpa narkoba yang dibawa event ini, penampilan Eno bersama TAMA nya benar-benar sudah merepresentasikan tentang bagaimana bermaen drum itu sangat bermanfaat.
Terminal BLOK M 
Ketika TAMA STREET FREAK DRUMMER dihadirkan di Terminal Blok M tanggal 27 Juli 2011, maka yang terjadi adalah tanpa terkecuali, siapa saja di semua lapisan strata sosial masyarakat dapat mengenal produk yang satu ini.
Tentu dengan kepopuleran yang dimiliki Eno Netral.
Ditengah terik di pukul 15.00 itulah Eno menggebuk drumnya dengan tetap antusias. Dan pesona kebintangan Eno pun menyita perhatian orang-orang yang ada untuk menyaksikan Eno dan TAMA nya lebih dekat.
Bahkan terlalu dekat sehingga pemandangan terkesan penuh sesak. Ditambah ketika kerumunan tersebut sesekali harus merapat ketika bus sedang lewat.
Ditengah kepadatan tersebut acara tetap berjalan sangat lancar, bahkan Eno pun terlihat santai bersama TAMA nya menghentak-hentak dalam riuhnya suara orang-orang dan sahut-bersahutnya suara klakson bus.
TEBET, Nasi Bebek GINYO
Tempat ini berada di sepanjang jalan yang penuh sesak dengan pemandangan konsumtif.
Dari mulai rumah makan, distro sampai mini market. Ada dua hal yang menarik ketika TAMA STREET FREAK DRUMMER hadir disini.
Pertama, event ini akan mudah ikut terkonsumsi ditengah hiruk pikuknya manusia-manusia konsumtif disekitarnya, mengingat bentuk event ini sebagai sebuah hiburan.
Kedua, event ini justru akan tenggelam ditelan aktivitas konsumsi yang rata-rata berbentuk materi.
Nah, kemudian apa yang terjadi di tanggal 19 Agustus waktu itu adalah dengan penampilan Eno bersama TAMA nya yang hanya berdurasi sekitar 15 menit, STREET FREAK DRUMMER berhasil menjadi layaknya jalur alternatif yang menyenangkan untuk setidaknya sebentar menghindari kemacetan.
Pada akhirnya dapat ditemui bahwa setiap tempat mempunyai essensinya sendiri. Bukan hanya essensi promosi jual beli, akan tetapi secara alami dapat muncul berbagai nilai baru. Baru dalam artian ketika kita tak pernah akan mengira nilai tersebut dapat hadir lewat event semacam itu. Dan menengok kembali tentang misi daripada event ini.
Yaitu untuk membantu berolah raga, membakar kalori dan hidup sehat tanpa narkoba. Kemudian dapat memberikan opsi bahwa dengan nge-drum kita bisa mendapatkan penghasilan. Maka sangat bermanfaat untuk diselenggarakannya TAMA STREET FREAK DRUMMER ini di berbagai tempat dan kondisi. Bahwa sebuah event akan mempersuasi secara maksimal bukan dari apa yang diisukan atau diwacanakan akan tetapi dari bagaimana event tersebut dapat benar-benar menjangkau di lapisan terdalam sebuah organisasi kehidupan.
Dan tunggu TAMA STREET FREAK DRUMMER di tempat-tempat yang lebih tak disangka-sangka berikutnya!
- Related Articles
- Related Articles:AA Battery dan TAMA Rockstar (742 Hits)Paramore ditinggal Gitaris dan Drummer (95 Hits)TAMA HP900RS (385 Hits)TAMA Imperialstar Escape Claws (638 Hits)Hana Putri dengan Tama Starclassic (507 Hits)
Twitter
Facebook





Comments
RSS feed for comments to this post