MusicforlifeEvent

Event

Wednesday, 15 February 2012 11:20
Print PDF

suffocation hammersonicSeperti yang dinyatakan oleh promotor sendiri yaitu Ravel dari Revision Live ; “Gue mau rugi”, tentu saja kemudian pamor yang semakin tinggi adalah kontraprestasi. Akan tetapi sensasi ini tetap menjadi sebuah inovasi tersendiri di tengah semakin maraknya event-event musik terselenggara di negeri ini. Kemudian dapat dikatakan bahwa inovasi tersebut merupakan angin segar bagi para spectacle audience  (masyarakat penonton) di Indonesia, yang selama ini menjadi komoditi bagi para promotor walaupun tak bisa menutup mata bahwa semuanya memang berlangsung secara transaksional bahwa ini adalah bisnis belaka.

 
Wednesday, 01 February 2012 16:18
Print PDF

jamin JAKARTA DEATHFEST 2012 berlangsung stabil ramai meskipun diiringi hujan, hal ini membuktikan bahwa musik metal, khususnya death metal, begitu lestari di kota Jakarta ini semua tervisualisasi dipesta akbar komunitas underground yang sudah mencapai kali kelima ini di Bulungan outdoor, Jakarta (29/01). Berbagai cerita dihadirkan dimulai dari Pertama, tentang tema yang diambil yaitu “Satu Nusa Satu Bangsa”, konsepsi Nasionalisme dibalut rasa Persatuan dan Kesatuan tersebut kerap kali di suarakan oleh MC Allay Error dengan menginventarisir keberadaan penonton yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Dan tercatat, daerah-daerah meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan dan tentu saja Jakarta menyatakan hadir. Bukan itu saja, line up yang dihadirkan pun berasal dari berbagai daerah mulai Medan sampai Bali, diantaranya ; Djin (Medan), Engorging (Samarinda), Desinfected dan Turbidity (Bandung), Injury Deepen (Bogor), Tormentor (Tangerang), Detested (Kediri), Blood Hatred (Bali), sedangkan Jakarta menampilkan nama-nama seperti ; Miasma, Dead Carnation, Trauma dan Noxa. Kedua, Jakarta Deathfest 2012 ini menjadi momentum penghormatan kepada Rio Rottrevore yang meninggal dunia pada bulan November tahun lalu. Di setiap kali pergantian band MC selalu mengumandangkan nama Rio sebagai orang yang telah berjasa di scene metal bersama Rottrevore Records yang dibesutnya. Tak hanya MC, hampir semua pengisi acara turut menyuarakan hal yang sama. Hal tersebut berlangsung dengan sambutan hangat dari penonton. Kemudian yang ketiga ialah tentang bagaimana Jakarta Deathfest selalu menjadi wahana untuk memunculkan nama-nama baru band yang sedang mencoba peruntungan di scene death metal dan menegaskan eksistensinya di depan khalayak metal, tercatat dua band yang di momentumkan dalam acara tersebut ialah nama Miasma dan Dead Carnation.

 
Friday, 10 February 2012 15:42
Print PDF

Poster Petersaysdenim-FYS Indonesia Tour 2012Band asal Worcester, Massachusetts Amerika ini berdiri sejak tahun 2001 dan telah merilis 4 studio album yaitu  Its Our Time (2005), Rise Or Die Trying (2007), Enemy Of The World (2009), dan In Some Way, Shape, or Form (2011). Dan juga sebuah album yang berisi Cover Songs yaitu Explain It All (2009).

Four Year Strong (disingkat FYS) meraih popularitas ketika merilis album Rise Or Die Trying di tahun 2007,album ini berbeda karena mereka memasukan instrumen Synthesizer dalam lagu-lagunya,hingga album Enemy Of The World dan Explain It All, Pada Album In Some Way, Shape, or Form, FYS menghilangkan Synthesizer seiring dengan keluarnya pemain synthesizer mereka, Josh Lyford.

 
Friday, 27 January 2012 13:49
Print PDF

Calender event - Headbanger Metalfest 2012Keberadaan musik Underground di Purwokerto mengawali masa kejayaannya di tahun 1996. Tahun dimana iklim Underground begitu merata di seluruh wilayah  Indonesia. Bahwa setiap daerah mempunyai lokalitasnya masing-masing untuk kemudian melebur dalam setiap penyelenggaraan acara musik Underground. Melebur dalam hal antusiasme dan spiritnya, akan tetapi bentuk dan musikalitasnya tetap mempunyai karakter sendiri-sendiri.Tak begitu banyak band-band Underground yang melakukan lawatan ke luar kota seperti yang semakin marak akhir-akhir ini.  Pada masa tersebut, untuk melangsungkan konser di daerah-daerah seperti Purwokerto atau Tegal, merupakan momentum yang besar bagi sebuah band, karena tak seperti di kota-kota besar macam Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung, daerah seperti Purwokerto mempunyai komunitas yang komunal walau dengan jumlah yang kecil. Hal tersebut lebih karena lingkungan yang kondusif untuk melangsungkan sebuah komunitas yang pada masa itu masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat dan pemerintah. Sedangkan di kota-kota lain pada waktu itu, kondisi komunitas musik bawah tanah walau secara kuantitas nya lebih banyak namun  tingkat etnosentris nya yang tinggi. Kesenjangannya muncul dan tampak ketika berada di acara-acara underground. Faktor sosiografis masyarakat perkotaan yang begitu protektif terhadap apa yang dianutinya, menyebabkan setiap penyelenggaraan acara musik Underground di kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dll dapat dibilang kurang kondusif. Kota seperti Purwokerto lah yang secara dini memberikan kondusifitas dalam setiap penyelenggaraan acara musik bawah tanah ini.

 
Friday, 03 February 2012 00:00
Print PDF

chris barkerKehadiran ANTIFLAG di Indonesia dalam pagelaran konsernya memang tak terlalu terdengar kabar beritanya. Hal tersebut cukup mengejutkan mengingat eksistensi band punk asal Pittsburgh, Pennsylvania, Amerika ini sudah ada semenjak di tahun 1988. Di kalangan pecinta musik punk di seluruh dunia  Antiflag begitu populer dengan citra straight edge nya, akan tetapi justru kemudian disinyalir citra straight edge tersebutlah yang mensegmentasikan keberadaan Antiflag, yang pada akhirnya membuat konsernya di Parkir Kolam Renang Senayan, Jakarta (31/01), tak begitu ramai dikunjungi. Bukan tanpa alasan karena citra tersebut yang kemudian membuat kultur band ini semakin mengarah ke mainstream. Tampak dalam konser tersebut, musik yang tersaji lebih terdengar melodic walau dengan lirik yang apatis terhadap pemerintah dan kebijakan-kebijakan nya. Ditambah tampilan yang terbilang rapi untuk berada di dunia punk.

 
Thursday, 26 January 2012 10:54
Print PDF

ableton indonesia 21 januariAbletonIndo berkolaborasi dengan Indochiptunes dalam melangsungkan salah satu inovasinya. Bertempat di Chandracom, Kelapa Gading, Jakarta (21/01), kedua komunitas ini beraksi menunjukkan karya olahan, elaborasi teknologi mereka. Ableton sebagai software Digital Audio Workstation sedangkan Chiptunes merupakan materi suara yang dihasilkan dari chip komputer atau juga dari video game sound chip. Acara berlangsung dalam format Workshop. Kronologinya sangat jelas dan sederhana. Indochiptunes memaparkan tentang apa itu chiptunes dan dilanjutkan dengan menunjukkan hasil kreasi chiptunes ini  dan kemudian dilanjutkan dari Abletonindo dengan aktivitas yang serupa.

Seorang bernama Ricky Volta yang menjadi duta dan pembicara dari Indochiptunes. Sebuah pemaparan yang sangat akrab mengenai chiptunes. Bahwa keberadaan Chiptunes yang terasosiasi dengan suara 8 bit ini sendiri sangat lekat dengan eksistensi materi-materi di era tahun 80-an. Yaitu produk mainan video game dari  mulai Atari, Gameboy sampai Nintendo. Sangat menarik ketika konsep chiptunes ini ditampilkan oleh salah satu pemain digital musik Indonesia yang bernama DYZTRK dengan mengawinkan Kaossilator dan Gameboy.

 
Wednesday, 01 February 2012 11:05
Print PDF

calendar_event_-_heaven_shall_burn_1327404938Band asal German beraliran Heavy Metal ini akan dihadirkan di Jakarta, tepatnya di Mario's Place, Menteng Huis lt.2, Cikini, Jakarta pada tanggal 19 Februari 2012. Konser Heaven Shall Burn ini merupakan persembahan dari Variant Entertainment sebagai bagian dari pre-event konser Dream Theather di Jakarta. Sebagai bagian dari konser Dream Theather, tentu bagi orang yang tak banyak tahu tentang keberadaan Heaven Shall Burn ini akan mengira jika kedua band ini mempunyai persamaan. Persamaan dalam hal warna musik atau setidaknya sama dalam hal gaya permainannya, namun pada faktanya sangat berbeda dari mulai warna sampai gaya. Heaven Shall Burn mempunyai tempo yang lebih cepat serta karakter sound yang berat dan padat. Bahwa Marcus Bischoff [vocals], Maik Weichert [guitar], Alexander Dietz [guitar], Eric Bischoff [bass], dan Matthias Voigt [drums] mempunyai musik yang terdengar familiar dengan cita rasa metal yang begitu kental.

 
Wednesday, 25 January 2012 17:26
Print PDF

different not enemyAcara ini berlangsung layaknya sebuah event rutin yang begitu melegenda. Berlangsung di tempat yang tak begitu populer, namun tampak menjadi pemahaman dari hampir seluruh pengisi acara bahwa setiap kali acara terselenggara di tempat tersebut, suasana riuh pasti selalu terjadi. Sebuah acara yang bernama “Different Not Enemy” berlangsung di Parkit DeJavu, Sarinah, Jakarta (14/01).

 
Thursday, 26 January 2012 10:08
Print PDF

preskon DT“Presale tiket Dream Theather diperpanjang”. Hal tersebut diungkapkan oleh Triadi Noor dari Variant Entertainment selaku promotor, dalam jumpa pers perdana konser Dream Theather di Indonesia yang dilangsungkan di Hardrock Cafe, Jakarta (25/01). Presale akan dibuka kembali mulai tanggal 1 Februari. Dinyatakan juga bahwa perpanjangan waktu presale ini disebabkan oleh tingginya permintaan akan harga tiket  yang lebih terjangkau. Menjadi sangat menarik bagaimana harga tiket presale termurah yaitu di angka 350 rb dan 750 rb tetap saja begitu diminati.

 
Friday, 13 January 2012 15:54
Print PDF

BESQI 7 PLANETBesQi Planet, yang digelar Sabtu, 7 Januari 2012 di Rooftop Bekasi Square menyajikan berbagai macam kompetisi. Kompetisi yang diadakan cukup membuat rooftop Bekasi Square diramaikan oleh anak muda penggemar olahraga ekstrim dan juga pencinta musik. Di mulai dengan Kompetisi BMX yang dibagi menjadi dua kategori yaitu Flatland dan Street. Bekerjasama dengan Asosiasi BMX Indonesia (ABI) dengan juri yang juga didatangkan khusus dari ABI. Tak hanya rider dari Bekasi dan sekitarnya yang mengikuti kompetisi ini, bahkan ada beberapa peserta yang berasal dari Indramayu, Wonosobo, Palembang, bahkan Makassar.

 

Page 9 of 29

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

New_Image

banner_magazine