JAKARTA DEATHFEST 2012 berlangsung stabil ramai meskipun diiringi hujan, hal ini membuktikan bahwa musik metal, khususnya death metal, begitu lestari di kota Jakarta ini semua tervisualisasi dipesta akbar komunitas underground yang sudah mencapai kali kelima ini di Bulungan outdoor, Jakarta (29/01). Berbagai cerita dihadirkan dimulai dari Pertama, tentang tema yang diambil yaitu “Satu Nusa Satu Bangsa”, konsepsi Nasionalisme dibalut rasa Persatuan dan Kesatuan tersebut kerap kali di suarakan oleh MC Allay Error dengan menginventarisir keberadaan penonton yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Dan tercatat, daerah-daerah meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera, Kalimantan dan tentu saja Jakarta menyatakan hadir. Bukan itu saja, line up yang dihadirkan pun berasal dari berbagai daerah mulai Medan sampai Bali, diantaranya ; Djin (Medan), Engorging (Samarinda), Desinfected dan Turbidity (Bandung), Injury Deepen (Bogor), Tormentor (Tangerang), Detested (Kediri), Blood Hatred (Bali), sedangkan Jakarta menampilkan nama-nama seperti ; Miasma, Dead Carnation, Trauma dan Noxa. Kedua, Jakarta Deathfest 2012 ini menjadi momentum penghormatan kepada Rio Rottrevore yang meninggal dunia pada bulan November tahun lalu. Di setiap kali pergantian band MC selalu mengumandangkan nama Rio sebagai orang yang telah berjasa di scene metal bersama Rottrevore Records yang dibesutnya. Tak hanya MC, hampir semua pengisi acara turut menyuarakan hal yang sama. Hal tersebut berlangsung dengan sambutan hangat dari penonton. Kemudian yang ketiga ialah tentang bagaimana Jakarta Deathfest selalu menjadi wahana untuk memunculkan nama-nama baru band yang sedang mencoba peruntungan di scene death metal dan menegaskan eksistensinya di depan khalayak metal, tercatat dua band yang di momentumkan dalam acara tersebut ialah nama Miasma dan Dead Carnation.