MusicforlifeEvent

Event

Tuesday, 24 January 2012 09:19
Print PDF

foster the people jakarta (1)Bukan hanya satu paket bunyi yang energik  yang ditawarkan oleh Mark Foster, Cubbie Fink, dan Mark Pontius, tetapi juga pengertian tentang bermain musik dengan cara yang menarik. Konser Foster The People di Tennis Indoor Senayan, Jakarta (11/01), menjadikan sajian multi instrumental sebagai daya tarik. Antara gerak dan musik mempunyai nilai estetika yang luar biasa. Bagaimana keduanya menjadi hal yang tak terpisahkan untuk kemudian disebut atraktif. Sebuah komposisi yang jarang dilangsungkan di dunia musik tanah air. Dan Ocean Live sebagai promotor menghadirkannya lewat konser Foster The People ini.

Sangat meyakinkan bahwa keseluruhan personel FTP ini mempunyai bakat musik yang luar biasa. Karena dengan ke aktifan mereka beraksi di atas panggung, maka akurasi musikal sangat dibutuhkan. Hal tersebut sangat logis, mengingat kecepatan dan ketepatan adalah yang intuisional. Dengan bekal teori yang diolah secara matang tentunya. Jadi tetap musik tersaji secara konseptual. Hal ini kemudian yang disebut dengan istilah Neo-psychedelia seperti yang band asal Amerika ini sendiri nyatakan mengenai warna musik yang mereka miliki. Musik yang mengakomodir berbagai aliran musik popular. Dari vintage sampai modern. Dan pada konsernya di Tennis Indoor Jakarta tersebut, ke unikan warna musik mereka disajikan lewat 14 lagu yang dibawakan. Ke 14 lagu meliputi; Houdini, Miss You, Life On The Nickel , I Would Do Anything For You, Broken Jaw, Waste, Call It, What You Want, Don't Stop, Say It Ain't So, Helena Beat, Ruby, Warrant, dan Pumped Up Kicks.

 
Tuesday, 10 January 2012 10:34
Print PDF

SOUN D OF SPIRITSebuah kondisi yang ironis hadir di hari akhir tahun 2011, di saat-saat menjelang pergantian tahun. Tepatnya di Lapangan Parkir Kolam Renang, Senayan Jakarta (31/12), kondisi tersebut begitu terasa selama penyelenggaraan acara yang bernama Sound of Spirit 2012 atas prakarsa promotor Lian Mipro. Dikatakan ironis karena ketika musik yang tersaji dalam acara tersebut begitu kuat mengagresi kurang lebih 5000 penonton dengan pesan-pesan yang konstruktif sedangkan di saat yang sama ke-5000 penonton tersebut juga yang tampak menjadi komoditi penyelenggaraan sebuah event.

Dimulai pukul 4, 60 band dipersiapkan dalam tampungan 2 panggung. Nama-nama seperti TENGKORAK, PURGATORY, TRAUMA, MELODY MAKER, BETRAYER, GODZILLA , QISHASH, PANIC DISORDER, GELAP, ASPHYXIATE, CORPORATION OF BLEEDING, LOST ANOTHER, AAARGHH, AFTER MATH, SUFFERING, INHUMANITY , PAPERGANGSTER, SS, BESTIALITY, SOULARE, BLUE FLAG, SOTTISH, UFO, END OF JOURNEY , EXTREME HATE , DANTE MUST DIE, THE CORALS, DIVINE, FOD, FASIQ, BASTERD, DEAD PEOPLE DANCE, STOP KONTAK, RED ROSE dll menyelimuti durasi acara yang panjang. Dengan tiket hanya di angka 35 rb, kesemuanya disajikan dengan berbagai jajanan seperti kaos, merchandise, cd, makanan maupun minuman.

 
Thursday, 19 January 2012 16:59
Print PDF

NKOTB BSBDua masa kejayaan akan dihadirkan secara serentak di  di Mata Elang International Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta, pada 1 Juni 2012. New Kids On The Block (NKOTB) yang berjaya di tahun awal 90 an sampai pertengahan 90 an, kemudian diteruskan oleh generasi berikutnya sampai di awal tahun 2000 yaitu Backstreet Boys (BSB). Penampilan gabungan New Kids On The Block dan Backstreet Boys  pertama kali terjadi pada tahun 2010 di panggung Radio City Music Hall dimana pada saat itu keduanya menyanyikan lagu “I Want It That Way”, yang merupakan single dari Backstreet Boys. Setelah itu mereka tampil pertama kali di acara TV show, The American Music Award pada bulan Juni 2010. Dan pada tahun berikutnya setelah penampilan tersebut mereka menggabungkan nama band nya menjadi NKOTBSB.

Ini adalah sebuah gebrakan. Baik gebrakan ketika dua legenda grup pop tersebut berkolaborasi maupun ketika kolaborasi tersebut dihadirkan di Indonesia oleh Berlian Entertainment.  Dan akan sangat ragu jika kedua boyband tersebut dihadirkan satu per satu. Karena dengan meleburnya citra kejayaan pada keduanya, maka semakin meningkatkan daya jualnya ketika dihadirkan dalam format konser. Sisi menarik dari keberadaan kedua artis ini ialah mampu menembus batas generasi. Bahwa keduanya terus teregenerasi walau dengan materi-materi lagu lama mereka atau dengan kata lain bernostalgia di sepanjang masa.

 
Monday, 09 January 2012 11:45
Print PDF

kantata barock stageKemudian menjadi setimpal ketika satu hamparan petak rumput Gelora Bung Karno harus terinjak-injak oleh 40.000 pasang  kaki yang penuh memadati areal seluas 105x70 meter ditambah ribuan lainnya  di sejauh mata memandang ke arah tribune. Bahwa sudah menjadi janji yang tak perlu terucap ketika pertunjukan Setiawan Jody-Sawung Jabo-Iwan Fals akan diserbu oleh puluhan ribu manusia yang menamakan dirinya Rakyat Kantata. Kembali Kantata digelar di stadion utama Gelora Bung Karno (30/12/2011) setelah 20 tahun silam dengan mengatas namakan diri dengan sebutan Kantata Barock.

Reaksi timbul baik sebelum maupun sesudah perhelatan ini digelar. Ketika nota keberatan dilayangkan oleh pihak keluarga W.S Rendra kepada PT. PT Airo Swadaya Stupa atas pemuatan karya si Burung Merak dalam Konser Kantata Barock tanpa ijin dari pihak keluarga. Kemudian reaksi setelah konser selesai dilangsungkan, ketika sound yang buruk dan elemen-elemen musikal yang tersaji kurang baik  menjadi buah bibir  “para pendengar.”

 
Thursday, 19 January 2012 04:07
Print PDF

toxic holocaustDalam sekejap saja, Toxic Holocaust sudah dapat memberikan pengertian kepada penonton bahwa konser akan berlangsung dengan sajian musik thrash metal yang maksimal. Dan terhitung dari lagu pertama, kualitas sound cadas terdengar jelas. MaQnet Metal Show yang menghadirkan Toxic Holocaust sebagai sajian utama di Mario's Place Resto & Bar, Menteng Huis, Cikini, Jakarta (18/01), dapat dikatakan memberikan suguhan yang menarik bagi penggemar musik thrash metal khususnya walaupun secara keseluruhan jumlah penonton tampak  tak begitu memadati arena konser. 2 band yang mengawali pertunjukan musik metal ini adalah 2 nama lokal punggawa thrash metal yaitu Basterd dan Gigantor. Basterd mendapat giliran pertama dengan keadaan penonton yang masih sangat jarang. Akan tetapi sangat menarik bahwa performa band satu ini begitu sangat ekspresif terutama lewat penampilan Erlan Erlante, sang vokalis. Basterd dengan citra kegarangan yang menonjol tampak berupaya untuk tak terbawa dengan situasi yang ada.

 
Thursday, 29 December 2011 10:16
Print PDF

GBSTentang pembajakan Gugun mengatakan; “Sisi baiknya karya kita dapat dinikmati secara luas, sampai ke pelosok-pelosok daerah”. Hal tersebut ia ungkapkan dalam launching album terbaru Gugun  Blues Shelter “Satu Untuk Berbagi”di Rollingstone Cafe, Jakarta (22/12). Sekilas hal tersebut sebagai sebuah pernyataan bahwa pembajakan itu “oke-oke saja”. Ditambah nama album itu sendiri yaitu “Satu Untuk Berbagi” mengisyaratkan akan hal tersebut.

Akan tetapi keberadaan Gugun Blues Shelter dengan album tersebut memang dapat dibilang sebagai upaya GBS untuk dapat diterima di masyarakat secara luas. Bukan tanpa alasan, karena di album ini, total 15 lagu didalam, 9 diantaranya adalah lagu yang berbahasa Indonesia. Berbeda dengan 5 album sebelumnya yang didominasi lagu-lagu berlirik bahasa Inggris.

Bukan itu saja, musikalitas yang tersaji lebih sederhana akan tetapi tidak lepas dari pakem blues ala Gugun. Blues dengan tempo dan distorsi yang nge-rock. Kesederhanaan terletak dari komposisi nada yang terdengar easy listening. Tema lagu yang terdengar akrab seperti “Mobil Butut” dan Gugun juga  mulai merambah ke dunia cinta lebih dalam dengan lagu seperti “Jangan Berkata Dalam Hati” atau juga “Putus Cinta”. Ke- 15 track tersebut meliputi; Ikuti Langkah, Kandas, Seperti Arus, Satu Untuk Berbagi, Basa Basi, Jangan Berkata Dalam Hati, On The Road Again, Mobil Butut, Putus Cinta, She Don’t Need Romancing, Give Your Love, It’s Time To Rule The World, Fallin’ Down, Funk No. 1, dan Shuffira (instrumental).

 
Monday, 16 January 2012 10:35
Print PDF

Calender event - Anti FlagKetika label kawakan di sandangkan pada sebuah band yang beraliran punk. Maka tak perlu diragukan bagaimana kehadirannya akan sangat dinantikan. Anti Flag dibentuk tahun 1988 dan mulai dikenal di awal 90-an. Dengan membawa isu-isu sosial-politik, akan menjadi sinergis yang kuat ketika dihadirkan di Indonesia. Dan benar saja, Anti Flag akan menggelar konsernya di Jakarta, Indonesia, tepatnya di Parkir Kolam Renang, Senayan, pada tanggal 31 Januari 2012 diangkut oleh Promotor yang pernah sukses memboyong Rick Price ke Indonesia, Nu Prima sebagai aktornya.

 
Wednesday, 28 December 2011 11:07
Print PDF

crowdMemang terbilang fantastik ketika Superman is Dead dihadirkan di event ini. Kerjasama antara Axis dan Edelweis Entertainment lah yang mewujudkan terselenggaranya acara ini. Fantastik bukan tentang bagaimana SID menyuguhkan kepiawaiannya, akan tetapi lebih karena bagaimana band asal Bali tersebut dapat dihadirkan dalam event ini. Terselenggara di Roof Top, Bekasi Square (18/12), Axis for Fantastic Desember Jump menjadi bukti kehebatan si penyelenggara itu sendiri.

Sudah menjadi rutinitas bahwa setiap penampilan SID, selalu tak sedikit yang mengantusiasi. Dan tersaji, hampir mencapai angka 10000, penonton yang hadir berasal dari beberapa kota di luar bekasi bahkan Jakarta. Ada dari Malang, Bandung, Tegal dan beberapa kota lainnya. Area roof top yang langsung berbatasan dengan langit di atasnya, menjadi sensasi tersendiri bagaimana atmosfernya tersaji.

 
Tuesday, 10 January 2012 09:08
Print PDF

Toxic Holocaust LiveDitempat yang sama yaitu di Mario's Place, Menteng Huis, Jakarta, Maqnet Entertainment akan menggelar sebuah konser bertaraf internasional kembali. Sebelumnya menghadirkan band technical death metal asal German yaitu Obscura, kali ini band thrash metal asal Portland bernama Toxic Holocaust yang akan ditampilkan. Konser Toxic Holocaust ini akan dilangsungkan pada tanggal 18 Januari 2012.

Toxic Holocaust merupakan band Thrash Metal asal Portland, Oregon. Terbentuk di tahun 1999, band yang terinspirasi secara musikal oleh nama-nama seperti Slayer, Death atau juga Venom ini, telah memproduksi 4 buah album.

 
Friday, 23 December 2011 17:12
Print PDF

distruggere thumbsMenggelar launching album dengan menyertakan nama-nama pengisi acara yang mumpuni adalah sensasi. Sensasi yang tentu dilangsungkan untuk menyatakan eksistensi. Dan tak berlebihan untuk menyatakan launching album terbaru Distruggere “Passing Unbroken Wall” yang digelar di Bulungan Outdoor (18/12) adalah sebuah sensasi, walaupun nama-nama seperti Siksa Kubur, Vision Eyes, Dead Vertical, Prosatanica, Lost Another, Asphyxiate, Revenge The Fate, Final Attack, Social Black Yelling dll tersebut hanya berstatus untuk memeriahkan acara.

 

Page 10 of 29

<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

New_Image

banner_magazine