Sebuah kondisi yang ironis hadir di hari akhir tahun 2011, di saat-saat menjelang pergantian tahun. Tepatnya di Lapangan Parkir Kolam Renang, Senayan Jakarta (31/12), kondisi tersebut begitu terasa selama penyelenggaraan acara yang bernama Sound of Spirit 2012 atas prakarsa promotor Lian Mipro. Dikatakan ironis karena ketika musik yang tersaji dalam acara tersebut begitu kuat mengagresi kurang lebih 5000 penonton dengan pesan-pesan yang konstruktif sedangkan di saat yang sama ke-5000 penonton tersebut juga yang tampak menjadi komoditi penyelenggaraan sebuah event.
Dimulai pukul 4, 60 band dipersiapkan dalam tampungan 2 panggung. Nama-nama seperti TENGKORAK, PURGATORY, TRAUMA, MELODY MAKER, BETRAYER, GODZILLA , QISHASH, PANIC DISORDER, GELAP, ASPHYXIATE, CORPORATION OF BLEEDING, LOST ANOTHER, AAARGHH, AFTER MATH, SUFFERING, INHUMANITY , PAPERGANGSTER, SS, BESTIALITY, SOULARE, BLUE FLAG, SOTTISH, UFO, END OF JOURNEY , EXTREME HATE , DANTE MUST DIE, THE CORALS, DIVINE, FOD, FASIQ, BASTERD, DEAD PEOPLE DANCE, STOP KONTAK, RED ROSE dll menyelimuti durasi acara yang panjang. Dengan tiket hanya di angka 35 rb, kesemuanya disajikan dengan berbagai jajanan seperti kaos, merchandise, cd, makanan maupun minuman.